Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

kecelakaan maut di Tol Jagorawi

JAKARTA – Polisi terpaksa menghentikan pemeriksaan Rasyid Amrullah di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, kemarin.

 Hal ini lantaran kondisi putra bungsu Menko Perekonomian Hatta Rajasa tersebut kembali melemah setelah menjalani pemeriksaanhampirlimajamsebagai tersangka kasus kecelakaan maut di tol Jagorawi, Selasa (1/1).Selanjutnya,polisi membawa Rasyid ke RS Polri Sukanto, Kramat Jati, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Rasyid bersama rombongan pergi meninggalkan Unit Laka Lantas Dit Lantas Polda Metro Jaya kemarin petang.
Dalam pantauan SINDO, Rasyid keluar dari ruangan penyidik dirangkul oleh beberapa orang dan ditutupi sweter.Rasyid jalan menunduk dengan tangan memegang perut seperti menahan sakit. Dia langsung dimasukkan ke dalam ambulans dalam keadaan ditidurkan dengan sepatu dilepas. Kepala Subdirektorat pada DitLantasPoldaMetroJaya, AKBP Sudarmanto, mengatakan bahwa Rasyid sakit saat memasuki pertanyaan kesembilan.

“Kami sudah memeriksa Rasyid,namun tadi,saat pertanyaan kesembilan, yang bersangkutan merasa mual-mual dan pingsan,”kata Sudarmanto kemarin. Namun, dia tidak menjelaskan materi pertanyaan Rasyid. “Sesuai ketentuan apabila dia berstatus tersangka,kewenangan ada di penyidik, penyidik punya rumahsakit,yaituRSPolri Kramat Jati,” ujarnya. Sudarmanto mengatakan, Rasyid diperiksa dalam keadaan belum sembuh benar.Namun,pihak keluarga, yaitu Hatta Rajasa, menghendaki anaknya segera mengikuti proses hukum. Rasyid menjalani pemeriksaan mulai pukul 14.20 WIB.

Kedatangan Rasyid ke Direktorat Lalu Lintas Polda Metro diantar kedua orang tuanya, Hatta Rajasa dan Oktiniwati Ulfa Dariah dengan mobil Toyota Vellfire ungu, B 1785 PF. “Siang hari ini (kemarin) saya mengantarkan putra kami,Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa, ke Polda untuk mengikuti proses hukum yang berlaku di tanah air kita,” kata Ketua Umum DPP PAN ini. Menurut Hatta, dokter dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) sebenarnya belum mengizinkan anaknya menjalani pemeriksaan karena kondisi Rasyid masih belum pulih sehingga masih perlu perawatan.

“Dokter masih meminta waktu karena (Rasyid) masih dalam pemulihan,namun saya meminta hari ini (kemarin) dapat dilakukan proses hukum (pada Rasyid),”katanya. Hatta menjelaskan, dokter akan tetap memantau dan mengawasi Rasyid. Dia meminta semua pihak berdoa agar proses dapat berjalan dengan baik dan semua dapat mengambil hikmah dari kejadian tersebut. “Kami harapkan semuanya bisa berjalan sesuai aturan yang ada,” katanya.Tidak berselang lama Hatta bersama istrinya meninggalkan Dit Lantas Polda Metro.

Rasyid diperiksa didampingi tiga kuasa hukum dari kantor pengacara Riri Purbasari and Partner.Pemeriksaan Rasyid kemarin merupakan kali kedua.Pertama diperiksa sesaat setelah tragedi kecelakaan yang menewaskan dua orang tersebut. Karena kondisinya saat itu lemah, pemeriksaan dihentikan dan Rasyid dibawa ke RSPP. Kuasa hukum Rasyid, Riri Purbasari Dewi, membenarkan kliennya kini dirawat di RS Polri. Rasyid sakit karena saat diperiksa kemarin kondisinya belum pulih benar dan belum saatnya keluar dari RSPP.

Dokter psikiater kesehatan jiwa RSPP, dr Endah Rona Wulan, mengatakan, penjemputan Rasyid untuk menjalani proses hukum merupakan permintaan dari kedua orang tuanya. “Pada dasarnya kondisinya belum maksimal, belum optimal,” ujar Endah di RSPP Jakarta Selatan, kemarin.Menurutnya, trauma gangguan psikis yang dialami Rasyid setelah kecelakaan yang menewaskan dua orang itu butuh pemulihan yang memakan waktu cukup lama.

Karena itu, tim dokter RSPP akan tetap mengawasi kondisi kesehatan Rasyid. Begitu pula yang diungkapkan dr Abdul Haris Triprasetyo, anggota tim dokter yang juga menangani Rasyid.“Hari ini kondisi Rasyid memang belum optimal 100 persen, tapi menuju perbaikan. Keluhankeluhan pencernaan jauh membaik,hanya emosionalnya belum stabil betul,”ujarnya. Sementara itu, kemarin polisi juga memeriksa salah satu saksi kecelakaan maut tersebut. Saksi tersebut bernama Rangga Nugraha.

“Tadi diperiksa dengan 11 pertanyaan, ada juga alat bukti yang diminta untuk dilihat (polisi), video itu (rekaman setelah kecelakaan),” katanya sesaat sebelum meninggalkan Unit Laka Lantas Dit Lantas Polda Metro Jaya, Pancoran,Jakarta Selatan. Meski pemeriksaan kemarin sudah dikatakan selesai,dia siap jika diharuskan untuk memberikan kesaksian lagi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar