Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

FILM 5 CM

 Dunia perfilman Indonesia kembali menarik perhatian. Salah satunya, film 5 CM yang mengambil lokasi syuting di puncak Gunung Semeru.

Sempat berhasil mencapai satu juta penonton setelah 10 hari penayangan, kini, film 5 CM yang dibintangi oleh Fedi Nuril juga Herjunot Ali kembali berhasil menembus dua juta penonton.

Kesuksesan ini, tentu berkat kerja keras para kru juga talent dari produksi film 5 CM. Mereka tak sia-sia berjuang syuting di puncak Gunung Semeru. Dan wajar rasanya, sejumlah pemain dalam film garapan sutradara Rizal Mantovani itu mengharapkan adanya bonus uang, lantaran film yang dibintanginya, sukses menarik perhatian banyak penonton. Tak terkecuali Fedi Nuril dan Herjunot Ali.

Mereka pun mengaku bangga, dan puas, karena kerja kerasnya saat syuting seolah terbayar. Ketika ditanya soal adanya bonus, Fedi pun dengan antusias berbicara soal hal penting satu itu.

"Kalau sampai nggak ada (bonus), saya demo kantornya," kata Fedi

Ia pun berharap, bonus yang diterimanya lebih besar dari bonus sebelumnya. Bahkan Herjunot pun mengatakan, sebelumnya, ia sempat menerima bonus dari produksi film itu sebesar Rp2,3 juta. Namun, untuk bonus pencapaian penonton hungga dua juta ini, Herjunot belum tahu pasti, berapa besaran bonus yang akan diperolehnya.

"Kami tanya sama rumah produksi Soraya, juga belum ada jumlah pasti. Menurut saya itu kerjasama seluruh insan film dan seluruh film Indonesia," kata pria yang akrab disapa Junot itu menambahkan.

Keberhasilan film Indonesia dan keberhasilan sineas Tanah Air diakuinya sangat diapresiasi secara positif oleh penonton. Termasuk, film 5 CM yang dibintanginya. Ia bangga, bisa menjadi bagian yang bisa membuat masyarakat Indonesia merasa bangga.

"Ini bukti juga bahwa pasar nggak pernah mati dan lesu. Mereka cuma butuh karya yang bisa diapresiasi. Ini bukti film '5cm' dibuat dengan baik dan diapresiasi penonton. Ini keberhasilan perfilman Indonesia," katanya.

Junot pun tak sependapat jika banyak orang sempat mengatakan bahwa perfilman Indonesia tengah lesu. Buktinya, animo penonton selalu tinggi saat ada film 5 CM yang diproduksi secara berkualitas.

"Kalau disebut bentuk kebangkitan, kita sudah beberapa kali ada di animo yang seperti ini. Kalau bangkit lagi, nggak pernah ada yang lesu dan bangkit," katanya.

Kembali lagi pada masalah bonus, Junot pun tak terlalu muluk berharap mendapat bonus ratusan juta. Sebagai pemain, ia hanya berharap filmnya bisa mengubah sesuatu, memberi sumbangan positif untuk pengalaman dan visi baru untuk banyak orang setelah menonton film ini.

"Tapi, kalau ada bonus, nggak nolak sih," tuturnya sambil tersenyum. (eh)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar