MALANG, Satuan Reskoba Polresta Malang,
Jawa Timur, membekuk 20 tersangka kasus narkoba. Para tersangka itu
ditangkap dalam Operasi Sakaw Semeru 2013 yang digelar selama dua
minggu.
Dari 20 tersangka tersebut meliputi 17 kasus, dan terdiri
dari 16 orang berstatus pengedar dan empat pengguna. "Dari 20 tersangka
itu ada dua orang masih berstatus siswa SMU di Malang, satu orang
berprofesi sebagai perawat," jelas Kabag Humas Polresta Malang, AKP
Dwiko Gunawan, saat gelar kasus di Mapolresta Malang, Jumat (15/3/2013).
Para
tersangka, kata Dwiko, tidak hanya berasal dari Malang Raya (Kabupaten
Malang, Kota Malang dan Kota Batu), tapi ada yang dari Sampang Madura
dan Sidoarjo. "Tersangka dari Kota Malang ada 11 orang, Kabupaten Malang
ada lima orang, Sampang tiga orang, dan satu orang lagi dari Sidoarjo,"
kata Dwiko.
Dwiko membeberkan, barang bukti yang diamankan dari
ke-20 tersangka, berupa ganja seberat 405 gram, sabu-sabu seberat 97,16
gram, uang Rp 400.000 dan beberapa ponsel milik tersangka. "Kita juga
mengamankan alumunium foil yang berharga Rp 122,9 juta," katanya.
Polisi
berhasil meringkuk tersangka di beberapa tempat hiburan seperti di
kafe, mal, toko, dan di beberapa pinggir jalan raya di Kota Malang.
"Mayoritas tersangka berhasil dibekuk saat melakukan transaksi. Dan dua
tersangka sudah wajah lama alias residivis kasus narkoba," jelas Dwiko.
Melihat
masih tingginya angka kasus narkoba di kota pendidikan itu, Dwiko
mengimbau kepada masyarakat Malang Raya, jika mengetahui ada transaksi
narkoba atau sejenisnya, diharapkan segera melaporkan pihak kepolisian
terdekat. "Malang walaupun dikatakan kota pendidikan sangat potensial
bagi pasar narkoba. Makanya peran masyarakat sangat dibutuhkan,"
katanya.
HARI RAYA NYEPI
JAKARTA, Wakil Gubernur DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama melepas parade ogoh-ogoh dalam memperingati Hari
Raya Nyepi di Jakarta, Senin (11/3/2013). Basuki berharap perayaan Tahun
Baru Saka dapat menjadi momen menciptakan Indonesia Baru.
Dengan menggunakan destar ungu di kepalanya dan menggunakan saput (sarung khas Bali) berwarna ungu-merah muda, pria yang akrab disapa Ahok itu menyampaikan bahwa parade ogoh-ogoh ini dapat menjadi festival yang menyatukan semua etnis di Ibu Kota. Parade ogoh-ogoh itu turut menggambarkan keindahan perwujudan Bhinneka Tunggal Ika di Jakarta.
"Melalui Tahun Baru Saka ini, kita akan melalui Jakarta Baru menuju Indonesia Baru," kata Basuki yang mewakili Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Senin di Balaikota Jakarta.
Ia mengatakan, untuk menuju Indonesia Baru, Jakarta menjadi kota pertama untuk dijadikan perubahan, yakni melalui Jakarta Baru. Basuki percaya bahwa apa yang telah ia wujudkan bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dapat tertular ke Indonesia, menjadi Indonesia yang penuh perubahan ke arah lebih baik, yaitu Indonesia Baru.
Basuki berharap perayaan ogoh-ogoh ini dapat menggambarkan indahnya seluruh etnis dan berpusat di satu tempat, yaitu Monumen Nasional. Ia mengatakan, festival ini dapat menjadi kebanggaan budaya Indonesia yang bersatu padu. Dengan perayaan ogoh-ogoh ini, hal itu dapat merepresentasikan sesuatu yang jahat dapat dikalahkan oleh yang baik. "Akhir kata, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi tahun Saka 1935," kata Basuki.
Sebanyak 16 ogoh-ogoh memeriahkan perayaan Hari Raya Nyepi tahun baru Cara 1935. Selain membuat ogoh-ogoh berupa leak, peserta parade juga berkreasi membuat ogoh-ogoh berbentuk barongsai ataupun ondel-ondel khas Betawi. Ogoh-ogoh tersebut dilombakan untuk memperebutkan piala Gubernur DKI Jakarta.
Ketua Pelaksana Parade Ogoh-ogoh I Putu Alit Ari Sudarsana mengatakan, jumlah ogoh-ogoh pada parade kali ini lebih banyak dibandingkan pada perayaan Nyepi tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 14 ogoh-ogoh. Parade kali ini juga dimeriahkan dengan kesenian lain, seperti tanjidor, marawis, serta reog Ponorogo.
Saat parade berlangsung, tidak akan ada penutupan jalan di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan. Iring-iringan ogoh-ogoh hanya menggunakan satu lajur, sehingga pengendara tetap dapat melintas di jalan tersebut. Parade ogoh-ogoh hanya akan melalui rute pendek karena acara tersebut diselenggarakan pada hari kerja. Rute tersebut adalah sisi barat silang Monas hingga Jalan Medan Merdeka Selatan, kemudian masuk kembali ke Monas melalui pintu depan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Acara pelepasan ogoh-ogoh itu turut dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik dan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Kesejahteraan Masyarakat DKI Mara Oloan Siregar.
Dengan menggunakan destar ungu di kepalanya dan menggunakan saput (sarung khas Bali) berwarna ungu-merah muda, pria yang akrab disapa Ahok itu menyampaikan bahwa parade ogoh-ogoh ini dapat menjadi festival yang menyatukan semua etnis di Ibu Kota. Parade ogoh-ogoh itu turut menggambarkan keindahan perwujudan Bhinneka Tunggal Ika di Jakarta.
"Melalui Tahun Baru Saka ini, kita akan melalui Jakarta Baru menuju Indonesia Baru," kata Basuki yang mewakili Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Senin di Balaikota Jakarta.
Ia mengatakan, untuk menuju Indonesia Baru, Jakarta menjadi kota pertama untuk dijadikan perubahan, yakni melalui Jakarta Baru. Basuki percaya bahwa apa yang telah ia wujudkan bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dapat tertular ke Indonesia, menjadi Indonesia yang penuh perubahan ke arah lebih baik, yaitu Indonesia Baru.
Basuki berharap perayaan ogoh-ogoh ini dapat menggambarkan indahnya seluruh etnis dan berpusat di satu tempat, yaitu Monumen Nasional. Ia mengatakan, festival ini dapat menjadi kebanggaan budaya Indonesia yang bersatu padu. Dengan perayaan ogoh-ogoh ini, hal itu dapat merepresentasikan sesuatu yang jahat dapat dikalahkan oleh yang baik. "Akhir kata, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi tahun Saka 1935," kata Basuki.
Sebanyak 16 ogoh-ogoh memeriahkan perayaan Hari Raya Nyepi tahun baru Cara 1935. Selain membuat ogoh-ogoh berupa leak, peserta parade juga berkreasi membuat ogoh-ogoh berbentuk barongsai ataupun ondel-ondel khas Betawi. Ogoh-ogoh tersebut dilombakan untuk memperebutkan piala Gubernur DKI Jakarta.
Ketua Pelaksana Parade Ogoh-ogoh I Putu Alit Ari Sudarsana mengatakan, jumlah ogoh-ogoh pada parade kali ini lebih banyak dibandingkan pada perayaan Nyepi tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 14 ogoh-ogoh. Parade kali ini juga dimeriahkan dengan kesenian lain, seperti tanjidor, marawis, serta reog Ponorogo.
Saat parade berlangsung, tidak akan ada penutupan jalan di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan. Iring-iringan ogoh-ogoh hanya menggunakan satu lajur, sehingga pengendara tetap dapat melintas di jalan tersebut. Parade ogoh-ogoh hanya akan melalui rute pendek karena acara tersebut diselenggarakan pada hari kerja. Rute tersebut adalah sisi barat silang Monas hingga Jalan Medan Merdeka Selatan, kemudian masuk kembali ke Monas melalui pintu depan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Acara pelepasan ogoh-ogoh itu turut dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik dan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Kesejahteraan Masyarakat DKI Mara Oloan Siregar.
SEORANG PELAJAR MENCURI MENJELANG UN
DENPASAR,— Bukannya belajar lebih giat
menjelang pelaksanaan ujian nasional (UN), seorang pelajar kelas XII SMA
di Bali justru berurusan dengan polisi karena mencuri lima tabung
elpiji dan sebuah sepeda motor. Akibat perbuatannya, tersangka JM (17)
terancam tak bisa mengikuti UN karena harus mendekam di sel tahanan
Mapolsek Denpasar Barat.
Awalnya, polisi menangkap JM karena terbukti mencuri lima tabung elpiji 3 kilogram di sebuah kos-kosan di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Pelajar sebuah sekolah swasta di Tabanan ini mencuri bersama temannya bernama Apit yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.
"Setelah dikembangkan, ternyata sepeda motor yang digunakan untuk mencuri elpiji adalah motor curian," ujar Kepala Seksi Humas Polsek Denpasar Baru Aiptu I Ketut Merta Bujangga di kantornya, Kamis (28/02/2013) sore.
JM awalnya selalu berbelit-belit jika ditanya polisi dan sempat berbohong namanya adalah Diki Mahadani. Namun, setelah didesak tim penyidik untuk mengatakan yang sebenarnya, JM pun mengaku mencuri sepeda motor Suzuki FU warna merah tersebut di Pasar Kodok, Tabanan, Bali.
"Pakai obeng, kepalanya dibuka, trus pakai kunci L," ungkap JM.
Menurut JM, dia terpaksa mencuri gas dan sepeda motor untuk biaya hidup karena kini dia tinggal bersama temannya di sebuah kos-kosan. Saat ditanya nasib pendidikannya, JM berencana akan meneruskan tahun depan setelah kasus ini selesai.
Awalnya, polisi menangkap JM karena terbukti mencuri lima tabung elpiji 3 kilogram di sebuah kos-kosan di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Pelajar sebuah sekolah swasta di Tabanan ini mencuri bersama temannya bernama Apit yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.
"Setelah dikembangkan, ternyata sepeda motor yang digunakan untuk mencuri elpiji adalah motor curian," ujar Kepala Seksi Humas Polsek Denpasar Baru Aiptu I Ketut Merta Bujangga di kantornya, Kamis (28/02/2013) sore.
JM awalnya selalu berbelit-belit jika ditanya polisi dan sempat berbohong namanya adalah Diki Mahadani. Namun, setelah didesak tim penyidik untuk mengatakan yang sebenarnya, JM pun mengaku mencuri sepeda motor Suzuki FU warna merah tersebut di Pasar Kodok, Tabanan, Bali.
"Pakai obeng, kepalanya dibuka, trus pakai kunci L," ungkap JM.
Menurut JM, dia terpaksa mencuri gas dan sepeda motor untuk biaya hidup karena kini dia tinggal bersama temannya di sebuah kos-kosan. Saat ditanya nasib pendidikannya, JM berencana akan meneruskan tahun depan setelah kasus ini selesai.
MAHASISWA UNPAD PROMOSI BUDAYA PENCAK SILAT DI ASEAN
JAKARTA - Tiga mahasiswa program studi Ilmu
Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas
Padjadjaran (Unpad) Bandung berkesempatan mewakili Indonesia dalam
“ASEAN Youth Camp 2013.” Di hadapan para peserta dari negara lain,
mereka mempromosikan kekayaan budaya Nusantara.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Taufik Nurhidayatulloh, Rinaldi Yudakusumah, dan Achmad Dima. Pada kegiatan yang berlangsung di Phra Nakhon Rajabhat University, Thailand, akhir Januari lalu itu delegasi Unpad tidak sendirian. Bersama mereka hadir pula perwakilan dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, IAIN, dan STAIN Abdurrachman Siddiq.
“Di sana, kami berkesempatan untuk mempresentasikan kebudayaan Indonesia di hadapan para delegasi dari sembilan negara ASEAN lainnya. Selain presentasi, kami juga berkesempatan menampilkan seni pencak silat di hadapan peserta," ujar Taufik, seperti dikutip dari laman Unpad, Kamis (14/2/2013).
Ternyata, penampilan pendak silak para delegasi asal Indonesia itu mendapat apresiasi yang meriah dari para peserta. Padahal persiapan yang mereka lakukan saat sangatlah singkat, hanya satu malam.
“Kami benar-benar tidak menyangka akan mendapat apresiasi seperti itu. Padahal, kami baru mempersiapkan semuanya dalam waktu satu malam. Karena kami baru bertemu dengan delegasi dari UB dan ITS pada hari itu,” paparnya.
Taufik mengungkap, apresiasi lain pun turut datang saat mereka memberikan presentasi. Menurut Taufik, nilai lebih yang didapat oleh delegasi Indonesia ialah semua delegasi menjadi pemimpin presentasi serta didukung kemampuan presentasi yang baik, seperti penguasaan materi dan kemampuan berbahasa Inggris.
Dalam kegiatan tersebut, Taufik dan kawan-kawan kerap menemukan beberapa pandangan tentang Indonesia yang diutarakan oleh peserta dari negara ASEAN lainnya. Sebagian besar peserta lain hanya mengetahui beberapa wilayah saja di Indonesia, seperti Jakarta dan Bali.
Hal itulah yang juga menjadi misi bagi Taufik khususnya untuk mengenalkan Indonesia secara lebih jauh kepada para peserta. “Setiap negara memang punya budaya masing-masing. Tapi Indonesia kaya akan keragaman budaya. Bisa dikatakan, Indonesia menguasai setengahnya dari keragaman budaya di ASEAN. Oleh karena itu, ini menjadi misi juga bagi kami untuk terus gencar mengenalkan Indonesia,” kata Taufik.
Pada kenyataannya, misi tersebut sulit terlaksana. Pasalnya, kata Taufik, para delegasi lain tidak mau kalah mempromosikan keindahan negara mereka. Dia menilai, kemampuan berbahasa Inggris yang baik menjadi faktor pendukung untuk sukses melakukan promosi budaya Indonesia.
“Kemampuan bahasa Inggris sangat diperlukan untuk melakukan misi tersebut. Sebab, percuma saja kalau kita teriak-teriak mempromosikan Indonesia ke mata dunia tapi kita tidak menguasai kemampuan komunikasi secara internasional,” tegasnya.
Seiring dengan program internasionalisasi yang tengah gencar dilakukan oleh berbagai kampus, termasuk Unpad, Taufik berpendapat jika mahasiswa pun dapat menjadi agen internasionalisasi.
“Internasionalisasi sebenarnya tidak melulu untuk program studi yang bersifat internasional. Namun semua mahasiswa seharusnya siap untuk menginternasionalisasi,” urai Taufik.
ASEAN Youth Camp 2013 merupakan ajang pertemuan generasi muda dari sembilan negara ASEAN. Kegiatan tersebut digelar untuk menciptakan mutual understanding di antara negara-negara ASEAN dalam menyongsong pembentukan Komunitas Muda ASEAN 2015. Kegiatan yang baru pertama kali dilakukan ini direncanakan akan digelar setiap tahun.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Taufik Nurhidayatulloh, Rinaldi Yudakusumah, dan Achmad Dima. Pada kegiatan yang berlangsung di Phra Nakhon Rajabhat University, Thailand, akhir Januari lalu itu delegasi Unpad tidak sendirian. Bersama mereka hadir pula perwakilan dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, IAIN, dan STAIN Abdurrachman Siddiq.
“Di sana, kami berkesempatan untuk mempresentasikan kebudayaan Indonesia di hadapan para delegasi dari sembilan negara ASEAN lainnya. Selain presentasi, kami juga berkesempatan menampilkan seni pencak silat di hadapan peserta," ujar Taufik, seperti dikutip dari laman Unpad, Kamis (14/2/2013).
Ternyata, penampilan pendak silak para delegasi asal Indonesia itu mendapat apresiasi yang meriah dari para peserta. Padahal persiapan yang mereka lakukan saat sangatlah singkat, hanya satu malam.
“Kami benar-benar tidak menyangka akan mendapat apresiasi seperti itu. Padahal, kami baru mempersiapkan semuanya dalam waktu satu malam. Karena kami baru bertemu dengan delegasi dari UB dan ITS pada hari itu,” paparnya.
Taufik mengungkap, apresiasi lain pun turut datang saat mereka memberikan presentasi. Menurut Taufik, nilai lebih yang didapat oleh delegasi Indonesia ialah semua delegasi menjadi pemimpin presentasi serta didukung kemampuan presentasi yang baik, seperti penguasaan materi dan kemampuan berbahasa Inggris.
Dalam kegiatan tersebut, Taufik dan kawan-kawan kerap menemukan beberapa pandangan tentang Indonesia yang diutarakan oleh peserta dari negara ASEAN lainnya. Sebagian besar peserta lain hanya mengetahui beberapa wilayah saja di Indonesia, seperti Jakarta dan Bali.
Hal itulah yang juga menjadi misi bagi Taufik khususnya untuk mengenalkan Indonesia secara lebih jauh kepada para peserta. “Setiap negara memang punya budaya masing-masing. Tapi Indonesia kaya akan keragaman budaya. Bisa dikatakan, Indonesia menguasai setengahnya dari keragaman budaya di ASEAN. Oleh karena itu, ini menjadi misi juga bagi kami untuk terus gencar mengenalkan Indonesia,” kata Taufik.
Pada kenyataannya, misi tersebut sulit terlaksana. Pasalnya, kata Taufik, para delegasi lain tidak mau kalah mempromosikan keindahan negara mereka. Dia menilai, kemampuan berbahasa Inggris yang baik menjadi faktor pendukung untuk sukses melakukan promosi budaya Indonesia.
“Kemampuan bahasa Inggris sangat diperlukan untuk melakukan misi tersebut. Sebab, percuma saja kalau kita teriak-teriak mempromosikan Indonesia ke mata dunia tapi kita tidak menguasai kemampuan komunikasi secara internasional,” tegasnya.
Seiring dengan program internasionalisasi yang tengah gencar dilakukan oleh berbagai kampus, termasuk Unpad, Taufik berpendapat jika mahasiswa pun dapat menjadi agen internasionalisasi.
“Internasionalisasi sebenarnya tidak melulu untuk program studi yang bersifat internasional. Namun semua mahasiswa seharusnya siap untuk menginternasionalisasi,” urai Taufik.
ASEAN Youth Camp 2013 merupakan ajang pertemuan generasi muda dari sembilan negara ASEAN. Kegiatan tersebut digelar untuk menciptakan mutual understanding di antara negara-negara ASEAN dalam menyongsong pembentukan Komunitas Muda ASEAN 2015. Kegiatan yang baru pertama kali dilakukan ini direncanakan akan digelar setiap tahun.
TIPS LIBURAN TETAP ROMANTIS
BERENCANA pergi liburan bersama pasangan? Jangan sampai
liburan Anda rusak karena perselisihan kecil yang terjadi. Masalah
waktu, pemilihan rute, hingga keuangan pun dapat menjadi salah satu
pemicu perselisihan antar pasangan yang sedang berlibur. Jika hal itu
terjadi, bukan tidak mungkin perselisihan yang terjadi dapat merusak
rencana liburan Anda seketika.
Untuk menghindari hal yang tak diinginkan tersebut, ada baiknya Anda mengikuti tips agar liburan tetap romantis. Berbagai hal dapat dilakukan untuk menghindari perselisihan yang tak diinginkan, seperti halnya yang dipaparkan di bawah ini.
Atur jadwal berlibur
Mengatir jadwal berlibur tidak hanya mengatur rentang waktunya saja, namun juga seluruh rangkaian acara berlibur yang akan dinikmati bersama pasangan Anda, termasuk tempat tujuan yang akan dikunjungi hingga tempat makan. Diskusikan bersama pasangan terlebih dahulu sebelum akhirnya menentukan pilihan.
Menentukan arah
Jika berencana untuk mengendarai kendaraan sendiri, cobalah untuk merencanakan rute yang akan ditempuh. Jangan lupa untuk menggunakan GPS dan peta, karena mungkin ini akan membantu Anda ketika dalam situasi sulit. Jika inginmencoba sebuah rute baru, lakukan kesepakatan terlebih dahulu dengan pasangan. Bila Anda tersesat, cobalah keluar mobil dan nikmati pemadangan yang ada sebelum memulai kembali perjalanan.
Jangan boros!
Masalah keuangan biasanya menjadi hal yang sanngat sensitive. Tak jarang hal ini dapat memicu perselisihan antar pasangan. Oleh karena itu, tentukan budget yang akan Anda keluarkan selama berlibur. Hal itu termasuk dengan budget yang disiapkan untuk membeli oleh-oleh.
Untuk menghindari hal yang tak diinginkan tersebut, ada baiknya Anda mengikuti tips agar liburan tetap romantis. Berbagai hal dapat dilakukan untuk menghindari perselisihan yang tak diinginkan, seperti halnya yang dipaparkan di bawah ini.
Atur jadwal berlibur
Mengatir jadwal berlibur tidak hanya mengatur rentang waktunya saja, namun juga seluruh rangkaian acara berlibur yang akan dinikmati bersama pasangan Anda, termasuk tempat tujuan yang akan dikunjungi hingga tempat makan. Diskusikan bersama pasangan terlebih dahulu sebelum akhirnya menentukan pilihan.
Menentukan arah
Jika berencana untuk mengendarai kendaraan sendiri, cobalah untuk merencanakan rute yang akan ditempuh. Jangan lupa untuk menggunakan GPS dan peta, karena mungkin ini akan membantu Anda ketika dalam situasi sulit. Jika inginmencoba sebuah rute baru, lakukan kesepakatan terlebih dahulu dengan pasangan. Bila Anda tersesat, cobalah keluar mobil dan nikmati pemadangan yang ada sebelum memulai kembali perjalanan.
Jangan boros!
Masalah keuangan biasanya menjadi hal yang sanngat sensitive. Tak jarang hal ini dapat memicu perselisihan antar pasangan. Oleh karena itu, tentukan budget yang akan Anda keluarkan selama berlibur. Hal itu termasuk dengan budget yang disiapkan untuk membeli oleh-oleh.
RAFFI AHMAD GANTI PENGACARA
04.03 |
Label:
infotaimen
JAKARTA - Setelah ikut digerebek BNN ketika berada di kediaman Raffi Ahmad, Wanda Hamidah selalu dikait-kaitkan dengan presenter Dahsyat itu.
Bahkan sebelum memutuskan mengganti posisi pengacara yang akan membantu masalah hukumnya, Raffi sempat berkonsultasi kepada Wanda.
"Iya, sempat (curhat). Enggak cuma ke saya kali, konsultasinya ke banyak pihak," kata Wanda saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2013).
Menurut anggota DPRD Jakarta ini, seorang pengacara merupakan seseorang yang harus bisa dipercaya 100 persen. Dia meyakini tugas pengacara sangat berpengaruh terhadap kepastian hukum.
"Pengacara tugasnya bukan membenarkan yang salah atau menyalahkan yang benar, itu ngaco. Ketika kita tersangkut masalah hukum, pengacara tugasnya mendudukkan persoalan secara jeli, tepat, dan membela kepentingan kliennya," tandasnya.
Bahkan sebelum memutuskan mengganti posisi pengacara yang akan membantu masalah hukumnya, Raffi sempat berkonsultasi kepada Wanda.
"Iya, sempat (curhat). Enggak cuma ke saya kali, konsultasinya ke banyak pihak," kata Wanda saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2013).
Menurut anggota DPRD Jakarta ini, seorang pengacara merupakan seseorang yang harus bisa dipercaya 100 persen. Dia meyakini tugas pengacara sangat berpengaruh terhadap kepastian hukum.
"Pengacara tugasnya bukan membenarkan yang salah atau menyalahkan yang benar, itu ngaco. Ketika kita tersangkut masalah hukum, pengacara tugasnya mendudukkan persoalan secara jeli, tepat, dan membela kepentingan kliennya," tandasnya.
CHERRY BELLE BIKIN MV
04.00 |
Label:
infotaimen
JAKARTA - Ingin lepas dari bayang-bayang K-Pop,
girlband Cherry Belle (Chibi) mencoba hal baru lagi dengan mewarnai MV
(video music) terbaru berjudul "Diam-Diam Suka" dengan tema Indonesia
abis.
Salah satu tempat yang bisa sesuai dengan ide mereka yakni Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang berada di kawasan Jakarta Timur. MV mereka terlihat kaya dengan budaya Indonesia.
Memang sih akhir-akhir ini, grup bersembilan: Angel, Anisa, Cherly, Christy, Felly, Gigi, Kezia, Ryn, dan Steffy sila menonjolkan budaya Indonesia melalui pakaian dan tarian yang ada di dalam lagunya.
Di MV terbaru milik Chibi, beberapa unsur budaya, seperti wayang kulit, gendang dan gamelan turut dihadirkan. Meskipun grup yang berdiri pada 27 Februari 2011 ini tidak memainkannya.
Penampilan mereka sebagai remaja yang ceria tetap masih kental saat busana casual berupa hot pants, T-shirt warna putih dan sepatu kets melekat di tubuh personel Chibi. Untuk beberapa scene juga digambarkan Chibi mengenakan rok terusan bermotif batik.
Untuk jalan cerita di MV ini tidak jauh tema lagunya, "Diam-Diam Suka". Di sini, Chibi diceritakan naksir dengan seorang cowok sebaya mereka yang pintar memainkan wayang.
Salah satu tempat yang bisa sesuai dengan ide mereka yakni Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang berada di kawasan Jakarta Timur. MV mereka terlihat kaya dengan budaya Indonesia.
Memang sih akhir-akhir ini, grup bersembilan: Angel, Anisa, Cherly, Christy, Felly, Gigi, Kezia, Ryn, dan Steffy sila menonjolkan budaya Indonesia melalui pakaian dan tarian yang ada di dalam lagunya.
Di MV terbaru milik Chibi, beberapa unsur budaya, seperti wayang kulit, gendang dan gamelan turut dihadirkan. Meskipun grup yang berdiri pada 27 Februari 2011 ini tidak memainkannya.
Penampilan mereka sebagai remaja yang ceria tetap masih kental saat busana casual berupa hot pants, T-shirt warna putih dan sepatu kets melekat di tubuh personel Chibi. Untuk beberapa scene juga digambarkan Chibi mengenakan rok terusan bermotif batik.
Untuk jalan cerita di MV ini tidak jauh tema lagunya, "Diam-Diam Suka". Di sini, Chibi diceritakan naksir dengan seorang cowok sebaya mereka yang pintar memainkan wayang.
Langganan:
Postingan (Atom)












